Hari 146

Nama Tuhan

Kebijaksanaan Mazmur 68:1–7
Perjanjian Baru Yohanes 16:5–17:5
Perjanjian Lama 1 Samuel 17:38–18:30

pengantar

Pada usia tiga puluh tiga tahun, Barbara Clapham tinggal di London. Dia memutuskan bahwa dia akan mencari suatu gereja. Suatu Minggu pagi, dia tiba di HTB. Wanita muda yang menyambut orang-orang di pintu tersenyum padanya dan menanyakan namanya. Karena senyum itu, Barbara kembali pada minggu berikutnya. Ketika dia berjalan di minggu berikutnya, orang yang sama berkata, ’Halo Barbara.’

Karena orang di pintu itu mengingat namanya, dia memutuskan bahwa dia akan kembali setiap hari Minggu. Barbara mengalami kejadian itu pada tahun 1947. Sejak itu, Barbara datang hampir setiap hari Minggu sampai ia meninggal, segera setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-100. Dia membuat dampak besar pada kehidupan HTB (termasuk menjalankan keuangan gereja selama bertahun-tahun). Saya bertanya-tanya apakah wanita muda di pintu itu mengetahui hal tentang perbedaan yang dia buat dengan mengingat nama Barbara.

Ada kekuatan besar dalam sebuah nama. Nama-nama merupakan sesuatu yang penting. Hal ini benar saat ini, bahwa bahkan lebih dalam budaya Ibrani yang kita baca di Alkitab. Nama Ibrani bukan sekadar label. Akan tetapi nama Tuhan menyatakan siapa Dia.

Kebijaksanaan

Mazmur 68:1–7

Perarakan kemenangan Allah

68Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Nyanyian.

2 Allah bangkit, maka terseraklah musuh-musuh-Nya,
  orang-orang yang membenci Dia melarikan diri dari hadapan-Nya.
3 Seperti asap hilang tertiup,
  seperti lilin meleleh di depan api,
  demikianlah orang-orang fasik binasa di hadapan Allah.
4 Tetapi orang-orang benar bersukacita,
  mereka beria-ria di hadapan Allah, bergembira dan bersukacita.
5 Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya,
  buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan!
  Nama-Nya ialah Tuhan; beria-rialah di hadapan-Nya!
6 Bapa bagi anak yatim dan Pelindung bagi para janda,
  itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus;
7 Allah memberi tempat tinggal kepada orang-orang sebatang kara,
  Ia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia,
  tetapi pemberontak-pemberontak tinggal di tanah yang gundul.

Komentar

Pujilah nama Tuhan

Daud meminta: ’Bernyanyilah bagi Allah, mazmurkanlah nama-Nya, buatlah jalan bagi Dia yang berkendaraan melintasi awan-awan – nama-Nya ialah Tuhan’ (Ay.5).

Tuhan menyatakan diri-Nya melalui nama-Nya. Dia memberikan nama-Nya kepada Musa ('Aku adalah Aku') ketika Dia datang untuk membebaskan umat-Nya dari perbudakan di Mesir (Keluaran 3:14). Demikian juga, dalam mazmur ini, kita melihat bahwa Allah yang menyandang nama ini memiliki perhatian khusus bagi orang-orang yang terpinggirkan dalam masyarakat.

Tuhan adalah 'Bapa bagi anak yatim' dan Pelindung bagi 'para janda' (Mazmur 68:6). ’Tuhan mengumpulkan orang-orang yang sebatang kara’ (Ay.7a). ‘Tuhan memberi tempat tinggal bagi para tunawisma’ (Ay.7a). 'Dia mengeluarkan orang-orang tahanan, sehingga mereka bahagia' (Ay.7b).

Salah satu cara untuk menghormati nama Tuhan adalah dengan mengasihi dan melayani yang terpinggirkan: para janda dan anak yatim piatu, yang sebatang kara, tunawisma, dan mereka yang dipenjara.

Doa

Tuhan, aku memuji nama-Mu yang kudus. Biarlah nama-Mu terhormat di dalam hidupku karena aku mengasihi dan melayani orang-orang yang terpinggirkan dalam masyarakat.
Perjanjian Baru

Yohanes 16:5–17:5

5 tetapi sekarang Aku pergi kepada Dia yang telah mengutus Aku, dan tiada seorang pun di antara kamu yang bertanya kepada-Ku: Ke mana Engkau pergi? 6 Tetapi karena Aku mengatakan hal itu kepadamu, sebab itu hatimu berdukacita. 7 Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu. 8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman; 9 akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku; 10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi; 11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.

12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. 13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. 14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku. 15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.”

Dukacita yang mendahului kemenangan

16 “Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku lagi dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku.” 17 Mendengar itu beberapa dari murid-Nya berkata seorang kepada yang lain: “Apakah artinya Ia berkata kepada kita: Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku? Dan: Aku pergi kepada Bapa?” 18 Maka kata mereka: “Apakah artinya Ia berkata: Tinggal sesaat saja? Kita tidak tahu apa maksud-Nya.” 19 Yesus tahu, bahwa mereka hendak menanyakan sesuatu kepada-Nya, lalu Ia berkata kepada mereka: “Adakah kamu membicarakan seorang dengan yang lain apa yang Kukatakan tadi, yaitu: Tinggal sesaat saja dan kamu tidak melihat Aku dan tinggal sesaat saja pula dan kamu akan melihat Aku? 20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita. 21 Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia. 22 Demikian juga kamu sekarang diliputi dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu. 23 Dan pada hari itu kamu tidak akan menanyakan apa-apa kepada-Ku. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya kepadamu dalam nama-Ku. 24 Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu.

25 Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu. 26 Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa, 27 sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah. 28 Aku datang dari Bapa dan Aku datang ke dalam dunia; Aku meninggalkan dunia pula dan pergi kepada Bapa.”

29 Kata murid-murid-Nya: “Lihat, sekarang Engkau terus terang berkata-kata dan Engkau tidak memakai kiasan. 30 Sekarang kami tahu, bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu orang bertanya kepada-Mu. Karena itu kami percaya, bahwa Engkau datang dari Allah.” 31 Jawab Yesus kepada mereka: “Percayakah kamu sekarang? 32 Lihat, saatnya datang, bahkan sudah datang, bahwa kamu dicerai-beraikan masing-masing ke tempatnya sendiri dan kamu meninggalkan Aku seorang diri. Namun Aku tidak seorang diri, sebab Bapa menyertai Aku. 33 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya kamu beroleh damai sejahtera dalam Aku. Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

Doa Yesus untuk murid-murid-Nya

17Demikianlah kata Yesus. Lalu Ia menengadah ke langit dan berkata: “Bapa, telah tiba saatnya; permuliakanlah Anak-Mu, supaya Anak-Mu mempermuliakan Engkau. 2 Sama seperti Engkau telah memberikan kepada-Nya kuasa atas segala yang hidup, demikian pula Ia akan memberikan hidup yang kekal kepada semua yang telah Engkau berikan kepada-Nya. 3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. 4 Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya. 5 Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

Komentar

Kuasa dalam nama Yesus

Tahukah Anda berapa banyak kekuatan yang ada di dalam nama Yesus? Ketika Yesus meninggalkan murid-murid-Nya, Dia berkata kepada mereka, 'Aku berkata kepadamu: ‘Sesungguhnya segala sesuatu yang kamu minta kepada Bapa, akan diberikan-Nya dalam nama-Ku. Sampai sekarang kamu belum meminta sesuatu pun dalam nama-Ku. Mintalah maka kamu akan menerima, supaya penuhlah sukacitamu... Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku’ (16: 23b–26a).

Ketika kita melangkah untuk berdoa kepada Tuhan, kita tidak meminta dalam nama kita sendiri, melainkan dalam nama Yesus. Sebenarnya, kita sendiri tidak berhak meminta apa pun. Tetapi Yesus, melalui salib dan kebangkitan, telah memungkinkan Anda untuk memiliki akses untuk dapat berhubungan dengan Allah melalui nama-Nya.

Berdoa dalam nama Yesus adalah tentang menyelaraskan diri dengan Yesus. Sewaktu Anda melakukan ini, maka doa Anda selaras dengan hasrat Allah bagi hidup Anda dan Anda dapat berdoa agar kehendak-Nyalah yang terjadi. Namun, Anda tidak dapat melakukan ini sendiri dan Anda membutuhkan Roh Kudus.

Yesus memberi tahu para murid-Nya bahwa demi keuntungan mereka, Dia akan pergi sebab, ‘jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu’ (Ay.7). Yesus hanya dapat berada di satu tempat pada satu waktu. Sekarang, oleh Roh-Nya, Dia dapat bersama Anda dan saya sebagai teman dan penolong kita sepanjang waktu, ke mana pun kita pergi.

Roh Kudus akan meyakinkan dunia tentang rasa bersalah (terutama karena 'orang-orang yang tidak percaya kepada' Yesus, Ay.9), dan 'Dia akan membimbing [kita] ke dalam semua kebenaran' (Ay.13a). Setiap kali kita keluar jalur atau ke arah yang salah, Roh Kudus akan menyatakan kesalahan kita. Kita sadar di dalam jiwa kita bahwa apa yang kita lakukan tidak benar.

Roh Kudus tidak pernah menghukum kita (Roma 8:1). Dia mengarahkan kita untuk bertobat dan kemudian mengarahkan kita ke jalan yang benar. Dia membimbing, menopang, dan menguatkan Anda dan saya untuk menjadi lebih seperti Yesus.

Dia membimbing Anda ke dalam semua kebenaran. Kebenaran diungkapkan oleh Roh Kebenaran (Yohanes 16:13a). Di antara hal-hal lainnya, Ia mengungkapkan kebenaran tentang Anda. Kebenaran membuat Anda bebas.

Yesus menjanjikan Anda tiga hal:

1. Sukacita – di tengah dukacita dan kesedihan
'Aku berkata kepadamu: sesungguhnya kamu akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita, tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita' (Ay.20). Keadilan akan ditegakkan. Kejahatan tidak akan memiliki kata terakhir. Ketika Yesus bangkit dari antara orang mati, sukacita para murid begitu besar sehingga benar-benar menutupi kesedihan mereka - seperti seorang ibu yang telah melahirkan seorang bayi dan melupakan penderitaan kelahiran (Ay.21-22).

2. Kasih – di tengah kebenciaan
Anda dicintai bahkan ketika 'dunia membenci Anda' (15:18), Yesus berkata kepada Anda bahwa 'sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Tuhan' (16:27). Roh Kebenaran akan mengungkapkan kasih Bapa sepenuhnya untuk Anda.

3. Damai – ditengah-tengah kesukaran
Yesus tidak pernah menjanjikan Anda hidup bebas dari masalah. Memang, Dia mengatakan bahwa di dunia, Anda akan mengalami 'kesengsaraan dan pencobaan serta kesusahan dan kegagalan' (Ay.33). Tetapi Dia menjanjikan Anda ‘kedamaian dan keyakinan yang sempurna di tengah-tengah pencobaan’ karena Ia sanggup ‘mengalahkan dunia (Aku telah menghilangkan kekuasaannya untukmu dan telah menaklukkannya untuk kamu)’ (Ay.33).

Karunia terpenting yang Anda terima dari Roh Kudus adalah hubungan dengan Allah. Dalam doa, Yesus menyoroti hal ini sebagai hati yang sejati dan definisi dari 'kehidupan kekal' - ‘Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Tuhan yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus’ (17:3).

Gambaran luar biasa tentang kehidupan kekal ini dikelilingi oleh doa Yesus di mana nama Allah akan dimuliakan. Segala sesuatu yang Yesus lakukan ketika Dia ada di bumi ini, dan hubungan kita dengan Bapa melalui Yesus, pada akhirnya adalah untuk kemuliaan nama Tuhan.

Doa

Tuhan, aku tidak pernah cukup hanya dengan berterima kasih kepada-Mu karena hak istimewa yang luar biasa dari-Mu untuk dapat berdoa dalam nama Yesus. Hari ini aku berdoa… dalam nama-Mu.
Perjanjian Lama

1 Samuel 17:38–18:30

38 Lalu Saul mengenakan baju perangnya kepada Daud, ditaruhnya ketopong tembaga di kepalanya dan dikenakannya baju zirah kepadanya. 39 Lalu Daud mengikatkan pedangnya di luar baju perangnya, kemudian ia berikhtiar berjalan, sebab belum pernah dicobanya. Maka berkatalah Daud kepada Saul: “Aku tidak dapat berjalan dengan memakai ini, sebab belum pernah aku mencobanya.” Kemudian ia menanggalkannya.

Perkelahian Daud dengan Goliat

40 Lalu Daud mengambil tongkatnya di tangannya, dipilihnya dari dasar sungai lima batu yang licin dan ditaruhnya dalam kantung gembala yang dibawanya, yakni tempat batu-batu, sedang umbannya dipegangnya di tangannya. Demikianlah ia mendekati orang Filistin itu. 41 Orang Filistin itu kian dekat menghampiri Daud dan di depannya orang yang membawa perisainya. 42 Ketika orang Filistin itu menujukan pandangnya ke arah Daud serta melihat dia, dihinanya Daud itu karena ia masih muda, kemerah-merahan dan elok parasnya. 43 Orang Filistin itu berkata kepada Daud: “Anjingkah aku, maka engkau mendatangi aku dengan tongkat?” Lalu demi para allahnya orang Filistin itu mengutuki Daud. 44 Pula orang Filistin itu berkata kepada Daud: “Hadapilah aku, maka aku akan memberikan dagingmu kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang di padang.”

45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu. 46 Hari ini juga Tuhan akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah, 47 dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa Tuhan menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan Tuhanlah pertempuran dan Ia pun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami.”

48 Ketika orang Filistin itu bergerak maju untuk menemui Daud, maka segeralah Daud berlari ke barisan musuh untuk menemui orang Filistin itu; 49 lalu Daud memasukkan tangannya dalam kantungnya, diambilnyalah sebuah batu dari dalamnya, diumbannya, maka kenalah dahi orang Filistin itu, sehingga batu itu terbenam ke dalam dahinya, dan terjerumuslah ia dengan mukanya ke tanah. 50 Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan. 51 Daud berlari mendapatkan orang Filistin itu, lalu berdiri di sebelahnya; diambilnyalah pedangnya, dihunusnya dari sarungnya, lalu menghabisi dia. Dipancungnyalah kepalanya dengan pedang itu. Ketika orang-orang Filistin melihat, bahwa pahlawan mereka telah mati, maka larilah mereka. 52 Maka bangkitlah orang-orang Israel dan Yehuda, mereka bersorak-sorak lalu mengejar orang-orang Filistin sampai dekat Gat dan sampai pintu gerbang Ekron. Dan orang-orang yang terbunuh dari orang Filistin bergelimpangan di jalan ke Saaraim, sampai Gat dan sampai Ekron. 53 Kemudian pulanglah orang Israel dari pemburuan hebat atas orang Filistin, lalu menjarah perkemahan mereka. 54 Dan Daud mengambil kepala orang Filistin yang dipancungnya itu dan membawanya ke Yerusalem, tetapi senjata-senjata orang itu ditaruhnya dalam kemahnya. 55 Ketika Saul melihat Daud pergi menemui orang Filistin itu, berkatalah ia kepada Abner, panglima tentaranya: “Anak siapakah orang muda itu, Abner?” Jawab Abner: “Demi tuanku hidup, ya raja, sesungguhnya aku tidak tahu.” 56 Kemudian raja berkata: “Tanyakanlah, anak siapakah orang muda itu.” 57 Ketika Daud kembali sesudah mengalahkan orang Filistin itu, maka Abner memanggilnya dan membawanya menghadap Saul, sedang kepala orang Filistin itu masih ada di tangannya. 58 Kata Saul kepadanya: “Anak siapakah engkau, ya orang muda?” Jawab Daud: “Anak hamba tuanku, Isai, orang Betlehem itu.”

Daud dan Yonatan

18Ketika Daud habis berbicara dengan Saul, berpadulah jiwa Yonatan dengan jiwa Daud; dan Yonatan mengasihi dia seperti jiwanya sendiri. 2 Pada hari itu Saul membawa dia dan tidak membiarkannya pulang ke rumah ayahnya. 3 Yonatan mengikat perjanjian dengan Daud, karena ia mengasihi dia seperti dirinya sendiri. 4 Yonatan menanggalkan jubah yang dipakainya, dan memberikannya kepada Daud, juga baju perangnya, sampai pedangnya, panahnya dan ikat pinggangnya.

5 Daud maju berperang dan selalu berhasil ke mana juga Saul menyuruhnya, sehingga Saul mengangkat dia mengepalai para prajurit. Hal ini dipandang baik oleh seluruh rakyat dan juga oleh pegawai-pegawai Saul.

Saul benci kepada Daud

6 Tetapi pada waktu mereka pulang, ketika Daud kembali sesudah mengalahkan orang Filistin itu, keluarlah orang-orang perempuan dari segala kota Israel menyongsong raja Saul sambil menyanyi dan menari-nari dengan memukul rebana, dengan bersukaria dan dengan membunyikan gerincing; 7 dan perempuan yang menari-nari itu menyanyi berbalas-balasan, katanya:

  “Saul mengalahkan beribu-ribu musuh,
   tetapi Daud berlaksa-laksa.”

8 Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan hatinya, sebab pikirnya: “Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja itu pun jatuh kepadanya.” 9 Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki Daud.

10 Keesokan harinya roh jahat yang dari pada Allah itu berkuasa atas Saul, sehingga ia kerasukan di tengah-tengah rumah, sedang Daud main kecapi seperti sehari-hari. Adapun Saul ada tombak di tangannya. 11 Saul melemparkan tombak itu, karena pikirnya: “Baiklah aku menancapkan Daud ke dinding.” Tetapi Daud mengelakkannya sampai dua kali.

12 Saul menjadi takut kepada Daud, karena Tuhan menyertai Daud, sedang dari pada Saul Ia telah undur. 13 Sebab itu Saul menjauhkan Daud dari dekatnya dan mengangkat dia menjadi kepala pasukan seribu, sehingga ia berada di depan dalam segala gerakan tentara. 14 Daud berhasil di segala perjalanannya, sebab Tuhan menyertai dia.

15 Ketika dilihat Saul, bahwa Daud sangat berhasil, makin takutlah ia kepadanya; 16 tetapi seluruh orang Israel dan orang Yehuda mengasihi Daud, karena ia memimpin segala gerakan mereka.

17 Berkatalah Saul kepada Daud: “Ini dia anakku perempuan yang tertua, Merab; dia akan kuberikan kepadamu menjadi isterimu, hanya jadilah bagiku seorang yang gagah perkasa dan lakukanlah perang Tuhan.” Sebab pikir Saul: “Janganlah tanganku memukul dia, tetapi biarlah ia dipukul oleh tangan orang Filistin.” 18 Tetapi Daud berkata kepada Saul: “Siapakah aku dan siapakah sanak saudaraku, kaum ayahku, di antara orang Israel, sehingga aku menjadi menantu raja?” 19 Tetapi ketika tiba waktunya untuk memberikan Merab, anak Saul itu, kepada Daud, maka anak perempuan itu diberikan kepada Adriel, orang Mehola, menjadi isterinya. 20 Tetapi Mikhal, anak perempuan Saul, jatuh cinta kepada Daud; ketika hal itu diberitahukan kepada Saul, maka ia pun menyetujuinya; 21 sebab pikir Saul: “Baiklah Mikhal kuberikan kepadanya; biarlah ia menjadi jerat bagi Daud, dan biarlah tangan orang Filistin memukul dia!” Lalu berkatalah Saul kepada Daud untuk kedua kalinya: “Pada hari ini engkau boleh menjadi menantuku.” 22 Lagi Saul memerintahkan kepada para pegawainya: “Katakanlah kepada Daud dengan diam-diam, demikian: Sesungguhnya, raja suka kepadamu dan para pegawainya mengasihi engkau; maka sebab itu, jadilah engkau menantu raja.” 23 Lalu para pegawai Saul menyampaikan perkataan itu kepada Daud, tetapi Daud menjawab: “Perkara ringankah pada pemandanganmu menjadi menantu raja? Bukankah aku seorang yang miskin dan rendah?” 24 Para pegawai Saul memberitahukan kepada raja, katanya: “Demikianlah jawab yang diberi Daud.” 25 Kemudian berkatalah Saul: “Beginilah kamu katakan kepada Daud: Raja tidak menghendaki mas kawin selain dari seratus kulit khatan orang Filistin sebagai pembalasan kepada musuh raja.” Saul bermaksud untuk menjatuhkan Daud dengan perantaraan orang Filistin. 26 Ketika para pegawainya memberitahukan perkataan itu kepada Daud, maka setujulah Daud menjadi menantu raja.

Waktunya belum genap, 27 tetapi Daud sudah bersiap, ia pergi dengan orang-orangnya dan menewaskan dari orang Filistin itu dua ratus orang serta membawa kulit khatan mereka; dan dalam jumlah yang genap diberikan merekalah semuanya itu kepada raja, supaya Daud menjadi menantu raja. Kemudian Saul memberikan Mikhal, anaknya, kepadanya menjadi isterinya. 28 Lalu mengertilah Saul dan tahulah ia, bahwa Tuhan menyertai Daud, dan bahwa seluruh orang Israel mengasihi Daud. 29 Maka makin takutlah Saul kepada Daud. Saul tetap menjadi musuh Daud seumur hidupnya.

30 Apabila raja-raja orang Filistin maju berperang, setiap kali mereka maju berperang, maka Daud lebih berhasil dari semua pegawai Saul, sehingga namanya sangat masyhur.

Komentar

Perlindungan dalam nama Tuhan

Daud menyadari bahwa perlindungan terbaik bukanlah senjata Saul melainkan nama Tuhan (17:45).

Pada awalnya, Daud mencoba menghadapi Goliat dengan memakai baju besi Saul. Kemudian dia menyadari, 'Aku tidak dapat berjalan dengan memakai ini... sebab belum pernah aku mencobanya’ (Ay.39). Jadi dia menanggalkan baju besi itu. Dia memutuskan untuk menjadi dirinya sendiri. Hal inilah yang merupakan sebuah pelajaran dalam kehidupan. Tidak baik mengenakan baju besi orang lain. Selalu terlihat buatan dan tidak alami ketika kita mencoba dan menampilkan diri dengan menunjukkan seolah-olah kita adalah orang lain.

Ada kekuatan besar dalam keaslian. Oscar Wilde berkata, 'Jadilah dirimu sendiri; semua orang sudah melakukan!’ Yang paling efektif adalah pada saat Anda menjadi diri sendiri. Seperti yang dikatakan St Catherine dari Siena: 'Jadilah yang dimaksudkan Tuhan untuk Anda dan Anda akan membawa semangat untuk dunia.'

Daud memiliki kepedulian terhadap nama Allah dan kebenaran-Nya (Ay.45). Dia berkata kepada Goliat, 'engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama Tuhan Semesta Alam’ (Ay.45). Dia menyadari keterbatasan upaya manusia (Ay.47). Akan tetapi dia percaya pada Tuhannya yang nama-Nya saja sudah cukup untuk menyerang orang terkuat jatuh ke tanah (Ay.46). Dia siap untuk mempercayai nama Tuhan dalam menghadapi pertentangan yang sangat besar.

Anda mungkin sedang menghadapi pertentangan besar. Dunia tempat tinggal Anda tampaknya sangat kuat dan luar biasa. Sehingga Anda mungkin merasa terlihat lemah dan menyedihkan. Tetapi melangkahlah dengan nama Tuhan - sadari keterbatasan Anda dan percayalah kepada-Nya untuk mempertahankan nama-Nya. Karena Tuhan bersama dengan Daud dan dia berhasil dalam segala hal yang dia lakukan (18:5,12,14).

Keberhasilan Daud menimbulkan kemarahan dan kecemburuan dari Saul (Ay.8-9). Seperti yang dikatakan Joyce Meyer, 'Tuhan selalu menempatkan kita di sekitar seseorang yang seperti amplas yang berguna untuk menghaluskan tepi kasar kita ... sebuah ujian yang terjadi sebelum kita diangkat. Jika Anda ingin memimpin, Anda harus terlebih dahulu melayani dalam keadaan yang mungkin tidak ideal dan belajar untuk berperilaku bijaksana. Hal seperti inilah yang dapat mempersiapkan kita untuk dipakai oleh Tuhan.’

Tuhan memberi Daud lebih banyak kesuksesan. Menariknya, karena kepeduliannya akan nama Allah, 'nama Daud menjadi terkenal' (Ay.30). Tetapi itu bukan tujuan atau niatnya, bahkan fokus dalam hidupnya.

Doa

Tuhan, semoga gereja-gereja di negeri ini dipenuhi lagi dengan orang-orang yang menyembah nama Yesus. Aku berdoa semoga semua yang kita lakukan dapat difokuskan untuk melihat nama Yesus diangkat dan dihormati lagi di masyarakat kita.

Pippa menambahkan

1 Samuel 18:1

Persahabatan itu indah. Daud dan Yonatan 'menjadi satu dalam roh' – dan dalam belahan jiwa sejati. Ada sesuatu yang sangat memuaskan tentang persahabatan yang mendalam. Hal tersebut membuat perbedaan seperti dengan dukungan teman-teman yang penuh kasih untuk berdiri bersama Anda di saat susah dan tertawa bersama Anda di saat senang.

Persahabatan adalah sesuatu yang akan berlangsung selamanya. Di surga, tidak akan ada batasan waktu dan tidak ada kecemburuan yang harus dihadapi Daud.

\tAyat Hari ini

‘Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Tuhan yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus’ (Yohanes 17:3).

ayat hari ini

Yohanes 16:27

'sebab Bapa sendiri mengasihi kamu...'

reader

App

Download the Bible in One Year app for iOS or Android devices and read along each day.

reader

Email

Sign up now to receive Bible in One Year in your inbox each morning. You’ll get one email each day.

reader

Website

Start reading today’s devotion right here on the BiOY website.

Read now

Referensi

Joyce Meyer, The Everyday Life Bible (Faithwords, 2018) p.451.

Unless otherwise stated, Scripture quotations taken from the Holy Bible, New International Version Anglicised, Copyright © 1979, 1984, 2011 Biblica, formerly International Bible Society. Used by permission of Hodder & Stoughton Publishers, an Hachette UK company. All rights reserved. ‘NIV’ is a registered trademark of Biblica. UK trademark number 1448790.

Scripture quotations marked (AMP) taken from the Amplified® Bible, Copyright © 1954, 1958, 1962, 1964, 1965, 1987 by The Lockman Foundation. Used by permission. (www.Lockman.org)

Scripture marked (MSG) taken from The Message. Copyright © 1993, 1994, 1995, 1996, 2000, 2001, 2002. Used by permission of NavPress Publishing Group.